Hari itu Deri masuk kuliah terlambat, ia tergesa-gesa karena dosen killernya ternyata sudah masuk setengah jam yang lalu. Tok tok tok , lalu masuklah ia dan duduk di barisan bangku belakang. “mas, maaf utk absensi anda tetap saya nyatakan tidak hadir“ kata pak dosen killernya. Lalu ia hanya bisa mengangguk. Dalam hatinya masih berkecamuk ia begitu ingat saat Maya pacarnya, baru saja memutuskan hub.annya dengan tanpa alasan yang jelas. Deri tahu dia bukan orang yang punya seperti Maya, dia hanya anak tukang air yang bekerja di sebuah lembaga pendidikan agar ia dapat kuliah. Sedang Maya memang anak orang kaya dengan segala fasilitas lengkap di dalamnya.
Siang itu Deri masih tetap galau dengan kejadian kemarin. Bagaimana tidak, Maya adalah wanita yang supel dan menyenangkan baginya. Dia tahu Maya bukan tipe wanita yang akan mudah diajak balikan lagi setelah hubungannya berakhir. Ia berfikir keras bagaimana agar dia bisa tahu apa yang menyebabkan Maya selalu menghindarinya lalu memutuskannya tiba-tiba. Siang itu ia buka facebooknya, selalu profil Maya Setiani yang dia tuju. Sesak bukan main, teman-teman Maya memberikan komentar tentang status barunya yang dari berpacaran menjadi single. Ada sebuah komentar yang membuat hati Deri hancur, bahwa ternyata Maya telah ditunggu oleh sosok orang ketiga dalam hubungan mereka. Air mata jatuh dari lubuk hati Deri yang paling dalam, bagaimana mungkin wanita yang selama ini terlihat begitu bahagia bersamanya tiba-tiba menjadi menghindarinya lalu meninggalkannya. Hatinya remuk, segera saja dia log out facebooknya dan pergi dengan motornya.
Ngebut di jalan dengan mata yang berkaca baginya akan mengurangi sesak dan sakit hatinya. Namun tiba-tiba ia hilang kendali dan sebuah mobil kijang dengan laju kencang menghantam motornya. Kecelakaan tak dapat dihindari, dia tersungkur dan sebuah mobil ambulance membawanya ke rumah sakit.
Deri kini benar-benar remuk, bukan hanya hatinya namun juga fisiknya. Dia menerima luka jahitan di pelipisnya, untung tidak sampai luka parah. Maya yang mendengar berita kecelakaan Deri merasa bersalah, namun apa boleh buat, memang kenyataannya dia bersalah. “Deri maaf maaf maaf, aku sudah salah. Semoga kamu lekas sembuh, GWS :) “ sms singkat dari Maya, Geri hanya bisa tersenyum bagaimana harus menyikapi wanita yang telah mengkhianatinya. Dalam hati dia masih sayang Maya, tapi dia ingat bagaimana dia telah dikhianati.
Toktoktokk.. pintu terbuka, lalu muncul suster bernama Yuna. Dari sinilah awal mereka bertemu. Deri menjadi pasien suster Yuna, dan setelah pertemuan itu mereka saling jatuh cinta. Deri telah menemukan suster Yuna sebagai pengganti Maya. Namun, bagi Deri ia sulit melupakan Maya walaupun telah ada suster Yuna. Walaupun Deri berkata bahwa Maya telah mengkhianatinya, ia tetap masih mencintai Maya. Entahlah, kadang dia berfikir apa dia sudah mati rasa ataupun sudah tidak waras. Baginya Maya adalah kenangan manis yang masih tersimpan hingga dia memiliki pengganti Maya sekalipun. (Gbs:2013)
